Persahabatan lebih berharga dibandingkan apapun yang ada di dunia ini.
Apalagi sejak Radit pindah, dia tidak pernah memberi kabar kepada sahabat-sahabatnya. Seiring dengan berjalannya waktu dan karna seringnya Fika, Nabila, Tasya, dan Indra bersama, tanpa disadari tumbuh benih-benih cinta Nabila kepada Indra. Sepulang kuliah Nabila mencurahkan pada kedua sahabat ceweknya yang selalu ada kapanpun untuk Nabila, dia bercerita kalau dia sudah jatuh cinta sama Indra dan dia ingin Indra jadi pacarnya.
Awalnya Fika dan Tasya tidak percaya dengan hal yang dialami Nabila, Tapi akhirnya mereka berdua mendukung Nabila untuk PDKT sama Indra. Keesokan harinya Indra mengajak Nabila kerumahnya, Betapa bahagianya Nabila karena cowok yang selama ini dia sukai mengundang dia kerumahnya. Setelah sampai dirumah Indra, Tiba-tiba apa yang terjadi ??? sesosok cowok keren dan tampan menghampiri Nabila …, Nabila kaget dan bertanya – Tanya “siapa sih cowok ini ??” Akhirnya Indra bercerita mengenai cowok itu. Dan ternyata cowok keren yang ada dihadapan Nabila itu adalah sahabat kecilnya yang sudah lama berpisah dengannya dan tak lain itu adalah Radit !!
Nabila sampai tidak percaya setelah bertahun-tahun berpisah. Sekarang Radit jadi cowok keren, padahal dulu
Hari berikutnya mereka reuni dirumah Indra. Tiba-tiba sepulang reuni tiba-tiba Tasya bilang kalau dia jatuh cinta sama Radit ?!, Beberapa jam setelah ketiga sahabatnya pulang, Radit bilang sama Indra kalau dia juga suka sama sahabatnya sendiri. Tapi yang disukai Radit bukan Tasya melainkan Nabila….sebagai sahabatnya Radit, Indra hanya bisa membantu.
Tepat pada malam minggu, Indra menelpon Nabila untuk memberitahukan bahwa ada acara pesta kecil-kecilan, Radit dan Indra sangat mengharapkan kedatangan para sahabat-sahabanya terutama Nabila…..
Ketika Radit denga seriusnya memanggang ayam special untuk sang pujaan hati, tiba-tiba Nabila datang…. Radit jadi agak nich...!! Soalnya dia ingin memberikan ayam panggang special pakai bumbu cinta khusus untuk Nabila. Nabila pun langsung menuju tempat dimana kedua sahabatnya berada, Tasya membuat minuman special untuk Radit, Nabila juga tidak mau kalah ! dia juga membuat minuman special untuk Indra…. Tapi Tasya malu-malu ingin memberikan minumanya kepada Radit dan akhirnya Nabila yang mengasih minuman itu untuk Radit. Sebaliknya Radit juga grogi ingin memberikan ayam panggang special untuk Nabila, dan akhirnya Indralah yang mengasih ayam panggang special itu untuk Nabila.
Salah faham pun terjadi !! Radit menyangka kalau Nabila juga ada rasa sama dia, dan Nabila pun sebaliknya, dia menyangka kalau Indra suka sama dia dan disitu pula Tasya bahagia karna dia mengira Radit suka sama dia karna minuman spesialnya diterima oleh Radit.
Waktu terus berjalan …. Pada jam makan siang Radit janjian sama Nabila di sebuah resto, tujuannya dia ingin mengungkapkan perasaan sama Nabila…. Saat waktu sudah tepat, Radit menyatakan isi hatinya. Tapi Nabila lebih memilih jadi sahabat Radit untuk selamanya. Keesokan harinya, Nabila mengajak Indra ke danau tempat mereka dulu sering bermain waktu kecil. Nabila mengutarakan isi hatinya pada Indra, mendengar penuturan Nabila, Indra memeluknya dan berkata sambil maneteskan air mata kalau dia mau antara dia dengan Nabila hanya sebagai sahabat, dan saat Indra memeluk Nabila, Radit memergokinya dia mengira Indra pacaran sama Nabila.
Tanpa mengulur waktu, Radit menghadang Indra yang dalam perjalanan pulang dari danau. Emosi kedua cowok itu tidak bisa di tahan lagi dan akhirnya terjadi adu jotos, tapi akhirnya ada yang melerainya. Radit langsung pergi dengan membawa emosinya yang meledak-ledak sementara Indra sempoyongan. Tiba-tiba Tasya lewat dan melihat Indra mengeluarkan darah dari hidungnya. Dia langsung membawa Indra ke rumah sakit. Ditengah-tengah perjalanan ke rumah sakit, tiba-tiba Nabila yang dalam perjalanan melihat Indra pelukan dengan Tasya, Nabila salah faham, dia menyangka Indra pacaran dengan Tasya. Malam harinya Tasya menceritakan semua kejadian yang menimpa Indra kepada Fika. Mereka berdua juga berencana pergi ke rumah Radit dan ternyata mereka melihat Nabila berpelukan dengan Radit. Betapa hancur hati Tasya melihat cowok yang di sayanginya pelukan dengan sahabatnya sendiri.
Perdebatanpun terjadi antara Fika, Tasya, Nabila dan kebetulan juga ada Indra. Akhirnya Fika mempunyai inisiatif untuk menemuhi Radit guna meminta penjelasan padanya. Setelah sampai dirumah Radit, ternyata ia pergi ke bandara satu jam yang lalu. Mereka menyusulnya tapi sia-sia karena pesawat sudah berangkat. Akhirnya mereka memutuskan pergi ke danau di mana mereka sering bermain disana ketika mereka kecil. Tiba-tiba dari belakang terdengar suara yang tidak asing lagi ditelinga mereka dan tak lain itu adalah sahabat mereka yakni Radit! Ternyata dia tidak jadi pergi. Akhirya masing-masing kelima sahabat itu menjelaskan kesalah fahaman mereka. Dan diambilah suatu keputusan yang bijaksana. Mereka memutuskan untuk memilih persahabatan mereka yang lebih berharga dibandingkan dengan perasaan mereka yang hanya akan merusak persahabatan mereka….

2 komentar:
lumayan bagus ceritanya..
bagus bang karyanya!!!!!!!!!!! asli tha iku??????????????????
Posting Komentar